Mesin Proofer Roti

MESIN PROOFER ROTI | ALAT PENGEMBANG ADONAN ROTI

Mesin Proofer Roti Astro
Mesin Proofer Roti Astro

Mesin Bread Proofer | Alat Pengembang Adonan Roti

Mesin Bread Proofer adalah alat yang digunakan untuk mengembangkan adonan roti sebelum proses baking atau pembakaran. Proofing mengacu pada proses tertentu yang dikenal dengan istilah fermentasi. Fermentasi adalah langkah dalam menciptakan ragi pada roti. Ragi sangat diperlukan pada proses pemangganan roti berlangsung didalam oven. Ragi ini akan menghasilkan lapisan gelembung pada roti yang menyebabkan roti mengembang dan memberikan bentuk dan citarasa sempurna.

Mesin Bread Proofer – Proses Pengembangan Roti Dengan Ragi

Proses pembuatan ragi pada roti melibatkan serangkaian kerja dengan proses tertentu dengan waktu yang tepat berdasarkan suhu yang mendukung. Proses peragian dapat dimanipulasi sedemikian rupa agar prosesnya lebih cepat daripada menggunakan cara tradisional. Beberapa rangkaian proses tersebut melibatkan proses pencampuran, pengadonan, pembentukan lipatan, pembentukan adonan dan penguraian. Ini membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu hingga fermentasi sebagai langkah akhir sebelum naik ke dalam proses baking atau oven.

Mesin Bread Proofer – Teknik dan Proses Ragi Yang Tepat

Proofing adalah proses hidrasi atau pelarutan yang terjadi saat ragi kering dicampur dengan air hangat dan dibiarkan beristirahat dalam waktu singkat. Berat minimum air yang dibutuhkan dapat dihitung: berat ragi x 4 = berat air.

Kelangsungan hidup ragi dapat diuji dengan mencampur ragi dalam air hangat dan gula, dan setelah periode istirahat singkat di mana ia pertama kali larut kemudian mulai tumbuh, lapisan busa dikembangkan oleh aksi ragi, tanda fermentasi primer dan live. ragi. Biasanya, dengan menggunakan unit volume, ¼ cangkir (≈ 59,1 mL) air pada 105-115 ° F (41-46 ° C) dan ½ sendok teh (≈ 2,5 mL) gula digunakan, atau dinyatakan berbeda, a. Berat gula sekitar 3,5% dari berat air. Sementara gula ini mungkin sukrosa atau gula meja, sebaliknya mungkin glukosa atau maltosa.

Fermentasi biasanya dimulai saat ragi roti ditambahkan ketepung dan air. Enzim dalam tepung dan ragi yang tercampur akan membuat gula yang akan dikonsumsi oleh ragi, yang pada gilirannya akan menghasilkan karbon dioksida dan alkohol. Secara khusus, enzim pada ragi akan mengubah pati tepung atau gandum menjadi maltosa. Yang akhirnya akan mengubah maltosa menjadi glukosa saat proses baking.

Mesin Bread Proofer – Cara Mengetahui Proses Proofing Berjalan Sempurna

Overproofing terjadi saat adonan berfermentasi pada waktu yang lama. Ini akan menciptakan gelembung-gelembung yang tumbuh membengkak dengan rongga yag besar. Dan adonan yang dipanggang pada titik ini akan menghasilkan roti dengan struktur yang buruk. Kesesuain suhu dan waktu tunggu adalah kunci utma dalam proses ini. Anda dapat meriksa dengan menusuk adonan, apabila terdapat air saat pemeriksaan berarti adonan dikatakan underproofed dan membutuhkan waktu untuk menunggu sampai benar-benar tepat. Beberapa adonan roti dianggap matang ketika adonan disentuh kembali kebentuk semula dengan perlahan dan ketika ditusuk tidak keluar air pada permukaannya.

Bisnis Bakery Jadi Laris Manis Berkat Bantuan Mesin Proofer Roti!

Mesin Proofer Roti – Sekarang ini roti sangat digemari oleh masyarakat luas, terutama di negara Indonesia. Selain karena rasanya yang manis dan lezat, roti juga sering dijadikan sebagai alternatif pengganti nasi. Banyak orang yang lebih memilih konsumsi roti karena dianggap memiliki kadar kalori lebih rendah, contohnya saja roti gandum. Karena semakin penggemarnya semakin banyak maka tak heran muncul para pengusaha di bidang bakery. Membuat aneka bentuk serta variasi roti saja ternyata tidak cukup untuk menarik minat para pelanggan. Sebagai pengusaha yang handal tentunya Anda juga berfikir tentang bagaimana cara agar membuat rasa serta tekstur yang lezat. Dalam proses produksinya sendiri terdapat aneka jenis peralatan, seperti mixer dan oven. Tapi ternyata ada pula alat yang dinamakan mesin bread proofer yang mana memiliki peran besar menghasilkan roti berkualitas. Mesin yang satu ini digunakan selama proses proofingatau pengembangan. Tujuannya adalah untuk membuat adonan agar lebih mengembang sebelum dipanggan dalam oven. Anda tetap membutuhkan bubuk ragi dalam campuran adonan tersebut. Di sini mesin bread proofer sendiri bertugas menghidupkan dan mempercepat pertumbuhan bakteri baik fermentasi pada ragi. Kemudian ragi akan cepat memproduksi karbondioksida di dalam adonan sehingga ukurannya menjadi berkali-kali lipat dari semula.

Sebenarnya proses proofing atau mengembangkan adonan roti bisa Anda lakukan dengan cara konvensional. Dengan menambahkan ragi lalu adonan tersebut dibiarkan selama beberapa menit bahkan berjam-jam. Akan tetapi cara tersebut sangat tidak praktis dan membuang banyak waktu. Terlebih lagi apabila Anda merupakan pengusaha dan produsen roti dimana memiliki banyak sekali pesanan yang harus dipenuhi tepat waktu. Oleh sebab itu mesin proofer roti dibutuhkan karena cara kerjanya jauh lebih efisien. Selain itu adonan roti juga bisa mengembang lebih cepat dengan bentuk yang sempurna tanpa mengubah rasa maupun aroma. Kami sendiri menjual mesin proofer dengan merk berkualitas. Dilengkapi dengan teknologi canggih, pengatur suhu dan juga kelembaban sehingga membuat adonan tetap segar. Proses pengembangan dengan mesin ini membutuhkan waktu kira-kira 15 hingga 20 menit saja. Dengan suhu yang tepat yaitu 30 hingga 40 derajat Celcius maka proofing berjalan sempurna. Mesin bread proofer juga mempunyai berbagai macam kapasitas berbeda-beda yaitu 15 trays satu pintu serta 30 trays dua pintu. Apabila Anda ingin lebih praktis dan cepat maka bisa menggunakan kapasitas 30 trays dengan dua pintu. Selain waktunya cepat, Anda juga bisa memasukkan adonan dalam jumlah lebih banyak dibanding proofer satu pintu. Kemudian bagian dalamnya juga terdiri dari beberapa rak tempat menaruh loyang. Anda dapat sesuaikan sendiri dengan kebutuhan, apakah ingin menggunakan mesin berkapasitas 15 atau 30 loyang. Mesin tersebut menggunakan tenaga listrik yang nantinya akan memanaskan air dan mengubahnya menjadi uap. Dengan begitu suhu di dalam mesin akan naik dan mempercepat adonan mengembang.

Agar Anda menghasilkan jenis roti sempurna, baik rasa, bentuk, tekstur, dan aroma maka membutuhkan proses yang tak mudah. Tak hanya memperhatikan bahan tetapi juga tahapan pembuatan. Salah satunya seperti proofing dimana adonan akan ditunggu hingga mengembang. Mesin bread proofer terbuat dari bahan berkualitas, tidak mudah berkarat dan bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama. Dengan bahan tersebut sudah jelas kalau mesin akan menghasilkan roti yang lezat. Meskipun fungsi utamanya mempercepat fermentasi ragi dengan mengandalkan suhu, tetapi tidak membuat adonan berubah rasa. Anda akan tetap mendapatkan roti dengan rasa serta aroma yang sama. Ditambah lagi tekstur dari roti tersebut akan lebih lembut dan kenyal karena melalui proses proofing sempurna. Anda juga dapat meminimalisir kerugian selama pembuatan roti berlangsung. Mesin proofer roti dapat mencegah terjadinya kegagalan saat mengembangkan adonan roti, misalnya adonan kurang lembut, tidak kenyal, dan sebagainya. Hal ini karena di dalam mesin tersebut telah dilengkapi dengan teknologi pengatur suhu dan juga temperatur secara otomatis. Jadi Anda hanya mengatur waktu proofing dan adonan akan difermentasi secara otomatis. Tak perlu lagi menunggu lama karena roti bisa langsung dimasukkan dalam oven dengan waktu lebih singkat. Meskipun menggunakan cara praktis tetapi mesin tersebut tidak mengubah rasa pada roti. Dengan adanya mesin proofer roti maka bisnis Anda makin laris manis karena banyak pesanan dan pembeli yang datang.

Proofing | Proses Fermentasi Adonan Roti

Proofing sering juga disebut dengan istilah proving atau blooming, proses proving merupakan proses fermentasi akhir dengan mendiamkan adonan roti dalam jangka waktu tertentu. teknik ini memungkinkan adonan untuk mengembang dalam jangka waktu rehat yang diberikan. Pada proses proofing ini, ragi hendaknya dilarutkan kedalam air hangat dan didiamkan terlebih dahulu sebelum dicampurkan kedalam adonan kue.

  • Proses pembuatan adonan

Dalam pembuatan adonan kue, terdapat beberapa langkah pengolahan dan pengistirahatan adonan hingga adonan tersebut siap untuk digunakan. Langkah-langkah pengolahan adonan meliputi pencampuran adonan, pemijatan, pelipatan, pembagian, pembentukan adonan, dan panning.  Sedangkan untuk proses pengistirahatan adonan meliputi autolyse, fermentasi, dan proofing.

autolyse, merupakan tahap mendiamkan adonan setelah bahan-bahan seperti air dan tepung dicampur secara rata. Proses ini dilakukan sebelum adonan tersebut dicampurkan dengan ragi atau bahan-bahan lainnya. Dengan melakukan proses autolyse ini, adonan akan lebih mudah dibentuk dan volume adonan tersebut juga semakin bertambah.

Proses fermentasi merupakan tahap dimana ragi makanan ditambahkan kedalam adonan kue yang terdiri dari tepung dan air. Sedangkan  proofing merupakan proses akhir dimana adonan yang telah dibentuk didiamkan sejenak hingga adonan tersebut mengembang. Dalam proses pengistirahatan adonan ini, terdapat banyak faktor yang harus dipertimbangkan meliputi  suhu udara, atau karakteristik dari adonan tersebut.

 Tiap-tiap jenis kue memiliki proses pengolahan yang berbeda-beda, namun rata-rata proses pengolahan adonan ini bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu straight dough/ pengadonan lansung atau sponge dough. Perbedaan metode ke dua proses pengolahan tersebut dapat dilihat dari berapakali adonan tersebut diproses. Untuk metode straigh dough, adonan biasanya diproses dengan menggunakan satu langkah pencampuran adonan yang kemudian dipukul-pukul. Sedangkan metode sponge dough diproses dengan menggunakan beberapa langkah pencampuran.

Beberapa istilah lain yang sering digunakan dalam proses peragian makanan adalah overproofing dan retarding. Overproofingmerupakan akibat dari proser peragian adonan yang tertalu lama, terjadinya overproofing pada adonan akan  menurunkan kualitas tekstur dari adonan tersebut. Adonan yang telah deberi ragi dan didiamkan terlalu lama biasanya akan mengembang dan bengkak.

Retarding biasa dilakukan dalam proses peragian dengan menyimpan adonan dalam lemari pendingin. Proses retarding ini harus dilakukan dalam  suhu dingin, hal ini dilakukan untuk menghambat peragian. Proses ini dilakukan agar adonan kue tersebut memiliki citarasa tersendiri. Proses ini bisa dilakukan dengan tiga cara yaitu dengan menyisihkan sebagian adonan sebelum adonan tersebut difermentasi kemudian didinginkan, menggunakan keseluruhan adonan  yang telah difermentasi untuk difermentasikan dalam suhu rendah, atau dilakukan setelah adonan dibentuk.

Alat-alat yang digunakan dalam proses proofing

Alat alat ini digunakan untuk memanipulasi waktu dan kualitas dari adonan yang akan diragi

  1. Dough proofer: merupakan alat yang berfungsi sebagai alat peragi dengan menggunakan suhu hangat dengan pengatur kelembaban. Temperatur yang hangat akan mempercepat proses peragian, karena suhu hangat mempercepat kerja ragi pada adonan kue. Selain itu alat ini juga memungkinkan peningkatan produksi karbon dioksida, sehingga donan kue dapat dengan cepat mengembang.
  2. Dough retarder:  alat ini memiliki fungsi yang hampir mirip dengan lemari pendingin, dengan menggunakan dough retarderproses peragian pada adonan dapat dikendalikan.  Mendinginkan adonan yang telah diragi akan menghambat pertumbuhan ragi,  sehingga rasa yang dihasilkan oleh adonan kue tersebut akan lebih kompleks dengan munculnya lactic acid dan  acetic acid.
  3. Banetton; Benetton seringkali disebut dengan istilah brotform atau proofing basket. Alat ini lebih mirip dengan keranjang anyaman, namun pada saat ini benetton juga terbuat dari plastik dan silikon. Alat ini memiliki fungsi yang berbeda dengan cetakan kue,  karena adonan biasanya difermentasikan dalam benetton dan setelah selesai adonan dipindahkan pada cetakan.  Biasanya alat ini dilengkapi dengan kain tambahan yang dipakai untuk membungkus adonan, ini dilakukan agar adonan tidak lengket pada dinding benetton. Kain tambahan ini terbuat dari linen atau tipe kain lain dengan tektur kasar. Alat ini terdiri dari dua tipe yaitu boules dan baguettes. Boules merupakan tipe benetton yang digunakan pada papan roti yang berbentuk lingkaran, sedangkan baguettes  adalah benetton yang berbentuk memanjang.

Mesin Proofer Roti atau alat pengembang adonan roti di Toko Mesin Astro cukuplah terjangkau, dengan kualitas terbaik dan dapat diadu dengan merk lain. Buktikan!

Spesifikasi Mesin Proofer Roti Astro

Mesin Proofer Roti FXJ-15
ModelMesin Proofer Roti AST-PRR05
Daya800 watt / 220/50Hz
Humidity80-110 Celcius
Kapasitas Loyang5 Loyang
Temprature20-60 Celcius
Dimensi Luar Mesin(cm)Panjang75
  Lebar66
  Tinggi92
Berat Mesin35 kg
AplikasiBerfungsi mengembangkan adonan roti & mempercepat proses fermentasi
Mesin Proofer Roti FXJ-15
ModelMesin Proofer Roti AST-PRR16
Daya2.000 watt / 220/50Hz
Humidity80-110 Celcius
Kapasitas Loyang16 Loyang
Temprature20-60 Celcius
Dimensi Luar Mesin(cm)Panjang75
  Lebar66
  Tinggi200
Berat Mesin50 kg
AplikasiBerfungsi mengembangkan adonan roti & mempercepat proses fermentasi
Mesin Pengembang Roti Astro
ModelMesin Proofer Roti BFR-YF16B
Daya2.600 watt / 220/50Hz
Humidity80-110 Celcius
Kapasitas Loyang1 Pintu 16 Loyang
Temprature20-60 Celcius
Dimensi Luar Mesin(cm)Panjang50
  Lebar70
  Tinggi198
Berat Mesin50 kg
AplikasiBerfungsi mengembangkan adonan roti & mempercepat proses fermentasi
ModelMesin Proofer Roti BFR-YF32B
Daya2.800 watt / 220/50Hz
Humidity80-110 Celcius
Kapasitas Loyang2 Pintu 32 Loyang
Temprature20-60 Celcius
Dimensi Luar Mesin(cm)Panjang100
  Lebar70
  Tinggi198
Berat Mesin85 kg
AplikasiBerfungsi mengembangkan adonan roti & mempercepat proses fermentasi

Daftar Harga Bread Proofer Alat Fermentasi Otomatis untuk Industri Kecil, Menengah, Toko Roti & Bakery

Rp15,990,000
Rp25,990,000
Rp4,490,000
Rp6,590,000
Rp9,990,000
Rp14,990,000
Rp14,290,000
Rp21,990,000
Rp7,390,000
Rp10,190,000